Cerita Dewasa Sex ML Dadakan Dengan Pegawai PLN

Posted on

Selamat datang di Cerita Dewasa Persembahan layarbasah. saat ini Team Cerita mesum ingin membagikan cerita yang berjudul Cerita Dewasa Sex ML Dadakan Dengan Pegawai PLN. Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.

Cerita Dewasa Sex ML Dadakan Dengan Pegawai PLN

agen bola tanpa deposit inibet188

Cerita Dewasa Sex ML Dadakan Dengan Pegawai PLN

Seorang ibu muda yang sudah beranak 2 nekat ML dirumahnya dengan pegawai PLN yang saat itu sedang memperbaiki listik dirumahnya.

Posisisex-panggil saja aku Della, aku adalah macan (mamah cantik) yang berusi 29 tahun dan aku sudah beranak 2. Aku menikah muda pada umur 20 tahun dengan suamiku Rio namanya. Aku memutuskan untuk menikah muda karena sebelumnya aku hamil duluan. Aku dan suamiku tipe orang yang tidak bisa menahan hawa nafsu sampai akhirnya kita pacaran langsung menikah.

Dulu waktu pacaran aja di kost langsung melakukan hubungan seks. Pacaran hanya sebentar selang beberapa minggu aku langsung aja hamil. Entahlah itu memang jalan hidupku dan dia jodohku. Aku luluh dengan Mas Rio karena penampilan dia yang rapi bermobil dan dia slalu memberikan aku semua yang aku inginkan.

Hingga aku memberikan keperawananku dengannya. Aku mengenal dunia seks juga sama dia, dari yang tidak tau apa-apa hingga lihay memuaskan nafsunya. Orangtuaku menyayangkan karena dia menginginkan aku sekolah tinggi dan menjadi orang yang sukses. Awalnya tidak setuju dengan Rio alasannya karena belum mapan.

Suamiku menjadi pengangguran selama 2 tahun. Lika-liku kehidupan sudah aku alami. Berbagai rintangan juga sudah aku lalui termasuk cobaan hidup selalu dalam kekurangan. Setelah menikah denganku orantua mas Rio melepaskannya begitu saja. Mobil kartu kredit semua di minta orangtuanya hingga kita mulai semua dari nol.

Mas Rio anak orang kaya namun dia dibiarkan berusaha sendiri tanpa menggantungkan orangtuanya. Dari yang jualan didepan rumah sampai jadi sales pun dia lakukan demi keluarga. Aku dan mas Rio juga kontrak rumah pindah-pindah terus karena kita selalu telat membayar. Namun itu semua sudah berlalu , orangtua mas Rio meninggal dunia.

Semua warisan menjadi hak suamiku karena dia anak satu-satunya. Asset orangtuanya sangat banyak dimana-mana ada. Aku dan Mas Rio menjadi kaya mendadak , pindah di rumahnya yang sangat megah. Dan mendapatkan modal usaha yaitu jual beli mobil. Seketika itu aku dan Mas Rip menjadi kaya raya. Setelah kita hidup mapan serba kecukupan aku hamil anak kedua.

Berbeda dengan anak pertama yang serba kekurangan kini anak kedua ku serba tercukupi tanpa kekurangan apapun. Aku sangat bersyukur bisa hidup serba enak. Mempunyai pembantu setiap hari ke salon perawatan tubuh sudah jadi rutinitas. Aku merawat diri dari atas hingga bawah , penampilanku pun sudah berbeda.

Suamiku makin sayang sama aku apalagi melihat penampilanku yang mempesona. Nyetrika nyuci bahkan masak pun aku tidak melakukannya. Semua udah dihandel sama pembantu rumah tanggaku. Babysisterku aja 2 mengurus anak-anak, kehidupanku udah sangat berbeda 180 derajat. Usaha suamiku juga berjalan lancar dengan modal yang besar hasilnya juga besar.

Masih bisa menabung buat anak-anak dan jalan-jalan ke luar negeri. Setiap minggu aku dan suamiku menyempatkan waktu untuk liburan mengajak kedua anak dan babysisternya. Orangtuaku yang udah tua pun aku bawa ke rumahku. Tinggal bareng di rumah suamiku, untung aja suamiku baik penurut sama aku.

Aku hanya memiliki ibu karena bapakku sudah meninggal waktu aku kecil. Waktu itu listrik di rumah konslet, seharian gelap gulita. Petugas PLN datangnya besok pagi sementara kita menggunakan lampu emergency terlebih dahulu. Keesokan harinya sebelum suamiku berangkat kerja aku mengingatkan dia untuk memanggil tugas PLN,

“pah jangan lupa petugas PLN nya ya suruh datang pagi ini..”

“iya mah..dia Dika namanya sudah aku telepon kemarin sore kalau tidak berangkat nanti hubungi aku aja mah…”

“oh iya pah, yaudah hati-hati dijalan pah…”

Suamiku berpamitan untuk pergi hingga larut malam karena harus mencari dagangan ke luar kota. Tak lama kemudian petugas PLN itu datang. Tampak dari kejauhan petugas itu bersama temannya yang berjumlah 3 orang. Namun yang masuk rumah hanya 2 orang saja yang lainnya pergi mungkin membetulkan listrik di sekitar sini juga,

“tok..tok…permisi…”

“yaaa…..” teriakku dengan sangat keras.

Aku membuka pintu dan aku terkejut melihat petugas PLN itu. Petugas PLNnya ganteng sekali rapi lagi, namanya Mas Dika. Masa iya sih itu petugasnya aku masih terheran-heran melihatnya. Ternyata dia yang mengawasi dan mengecek saja yang memperbaiki teman satunya. Aku melihat gerak-gerik mas Dika dari pertama masuk hingga aku terus mengikutinya kemana saja,

“udah lama ya mas jadi pengawas begini..?”

“iya mbak sudah 5 tahun..”

“sudah berkeluarga belum mas..?”

“sudah mbak aku punya 1 anak istriku kerja di bank, kalau mbak anaknya berapa?”

“anak ku dua mas…” dengan senyum tersipu sambil memandangi mas Dika.

“wah masih cantik juga ya mbak sudah beranak dua tetap sexy, penampilannya masih terlihat ABG..”
“aahhh..masa sih mas?” pujinya padaku.

Saat itu aku jadi malu ketika dipuji, mendadak mukaku memerah ketika dia bilang aku cantik dan sexy. Sampai siang belum juga usai masih banyak banget yang harus diperbaiki. Mas Dika tampak jenuh aku melihat dia merokok di sudut ruanganan rumahku. Aku mencoba mendekatinya, kita ngobrol asyik layaknya udah kenal lama gitu.

Mas Dika juga nyambung diajak ngobrol rasanya cocok aja, yang dibahas juga kadang lelucon sampai aku tertawa keras. Aku memakai rok pendek dan kaos ketat sesekali mas Dika juga membalas pandanganku. Apalagi aku kadang lupa kalau pakai rok, dudukku mengangkang, mas Dika terkejut ketika aku tertawa sambil mengangkang.

Dia terus melihat pahaku yang mulus dan sedikit terlihat celana dalamnya. Suasana menjadi sangat intim ketika itu, mas Dika mendekati aku. Aku hanya terdiam dia terus mendekati aku. Melihat aku yang tidak menunjukan penolakan, tiba-tiba saja dia membelai pahaku yang putih mulus. Seketika itu aku diam dan pasrah merasakan belaian tanganya pada pahaku,

“paha kamu benar-benar mulus yah, apalagi wajah kamu cantik sekali….” ucap mas Dika.

Aku yang terpancing dengan rangsanganya, saat itu-pun aku berkata,

“ Sssssshhhh… Mas, jangan disini yah, kita masuk aja ke kamarku mas…” ucapku penuh nafsu.

Aku berjalan menuju kamar mas Dika mengikutiku ke kamar. Masuklah kita ke kamar dan aku mengunci pintu karena takut anak-anak masuk. Mas Dika langsung memelukku dengan erat, kegantengannya yang membuat aku tak tahan ingin merasakan keromantisan mas Dika. Pelukan itu terasa sangat hangat dan kemudian mas Dika mencium bibirku dengan lembut.

Dia mecium bibir manisku dengan penuh gairah sex. Saat itu wajahku sudah bertatapan langsung dengan wajahnya. Aku membalas ciuman itu dengan menggerakan bibirku, aku memberikan respon agar suasana makin intim. Kemudian mas Dika membuka bajuku hingga aku hanya memakai bra saja. Aku terus menikmati setiap sentuhannya.

Saat itu terlihat jelas sekali payudaraku menggantung kencang dibalik Braku. Mas Dika tampak sangat bersemangat nampak diwajahnya sudah tak sabar ingin membuka braku. Dengan penuh gairah sex akhirnya dia melepas Braku,

“ Wow… payudara kamu masih kencang sekali yah, nggak nyangka ibu beranak 2 seperti kamu payudaranya masih kencang sekali, ” ucapnya heran.

Tangannya mulai meremas payudaraku hingga aku terangsang sekali. Puttingku mulai diputar-putar sehingga membuat gairah nafsuku semakin membara saja. Aku benar-benar terangsang, belaian demi belaiannya amembuatku gairahku semakin tinggi saja. Putingku di kulum dengan bibirnya secara perlahan. Aku horni sekali apalagi penis mas Dika udah mulai keras,

“aahhhhhh…ahhhh…nikmat mas….aaaaaakkkkhhhh……”

Aku terus mendesah merasakan kenikmatan itu, apalagi saat mengulum putingku enak sekali. Sesekali lidahnya berputar-putar menjilati putting susuku,

“ooooohhh mas…lagi masss….ooohh…oohh…..”

Tangannya meraba-raba pusarku hingga turun ke bawah , celana dalamku dibuka dengan kasar. Dia udah tidak sabar melihat memekku yang besar itu. Dibuka dan dipandangi terus memek yang lebat akan bulu-bulu kemaluan itu. Tangannya meraba-raba memekku dari atas ke bawah terasa sangat geli sekali,

“Ouhhh…. mass…. akkkkhh…….. aaahhhhhhh…..”

Terus membuat kenikmatan yang lebih, dia pandai banget membuat aku tak berdaya merasakan kenikmatan sex itu. Mas Dika membuka lipatan-lipatan memekku lalu mulai menjilati selakanganku secara perlahan. Sangat nikmat sekali, rasanya aku tidak rela jika mas Dika menghentikan perlakuanya padaku,

“ Ouhhhh… Eummmm… Sssssshhh… ooooohhh… aaahhh……” desah nikmatku.

Beberapa menit dia menjilati bagian intimku, dia-pun menatap wajahku kembali lalu mengganti posisi sex kamidengan gaya sex 69. Aku mengulum penis mas Dika, aku jilat ujung penisnya terus aku jilat. Aku kulum sambil aku kocok-kocok penisnya semakin tegak berdiri besar sekali. Sebaliknya Mas Dika juga menghisap clitoris dan menjilati memekku.

Liang senggamaku dia kecup dengan bibirnya secara brutal, rasanya aku tak tahan menahan kenikmatan sex saat itu dengan mas Dika,

“aakkhh…akkkhh……..akkkkhhh…aaaakkkkhhh……mas….akkkkhhhh….”

[ Nonton Juga Film Dewasa Disini – Bioskop Semi ]

Lidahnya menjulur menjilati memekku dari atas hingga bawah. Klitorisku di kecup sangat lama hingga tubuhku menggeliat merasakan kenikmatan itu. Aku semakin bersemangat ketika mengulum penis mas Dika. Penis yang besar itu masuk seluruhnya ke dalam mulutku. Rasanya udah tidak muat bibirku mengulum penis mas Dika.

Nafasku semakin cepat begitu pula mas Dika, dengan ganasnya dia menjilati memekku hingga vaginaku mengeluarkan cairan kawin yang sangat banyak. Tampaknya mas Dika udah tidak tahan ingin segera berpetualang ke dalam memekku. Kita berubah posisi kembali. Kakiku dibuka lebar hingga mengangkang lebar. Memekku yang sudah basah saat itu siap di untuk dijajah oleh penis mas Dika.

Sebelum dia memasukan penisnya, mas Dika menyempatkan diri untuk mengulum putting susuku dengan penuh gairah sex. Kita sama-sama bernafsu tinggiirah sex kami semakin bertambvah saja,

“ooohhh….mass…lagi mas…sedot putingnya lebih keras mas….aaakkkkkhh….akkkhhh terus masss…..”

Aku terus memintanya lebih agar terus membuat aku horni. Mas Dika menuruti semua perkataanku hingga aku tak kuat. Tubuhku udah dikuasai nafsu birahi kenikmatan saja yang aku rasakan saat itu. Setelah siap untuk menjelajahi memekku, kakiku yang masih mengangkang itu dibuka lebih lebar. Memekku yang merekah itu digesek-gesekkan dengan penis mas Dika.

Ujung penis terus digesek-gesekkan hingga membuat aku meracau nikmat,

“aaahhhh…ahhhh…ahhhhh…mas….ahhh..masuk mas…..akkkhhh…”

Terus dia coba memasukkan penis besarnya itu. Perlahan demi perlahan penis itu masuk ke dalam memekku. Sebagian sudah masuk ke dalam memek,

“ooouuugghhh….oouuugghh…aaaahhhh mas…..”

Ukuran penis yang lebih besar dari penis suamiku membuat kenikmatan itu dua kali lebih nikmat. Dari yang biasa kini aku merasakan yang luar biasa nikmatnya.

Mas Dika terus menekan penisnya sampai batang penisnya masuk sepenuhnya ke dalam memekku,

“Blesssssssssssssssssssssssssss…., Ouhhhhhhh… Sssssshhh… Ahhhhh, ” desah kami hampir bersamaan.

Mulailah dia menggerakan maju mundur dengan cepatnya, sodokan penis mas dika membuat aku lemas tak berdaya. Seakan penis mas Dika masuk mentok ke dalam rahimku. Mas Dika sangat kasar memainkan penisnya didalam mememkku, walaupun kasar namun membuat nafsuku semakin memuncak. Aku mengimbanginya dengan menggerakkan sedikit pantatku agar lebih nikmat.

Terus dia mengocok penisnya masuk ke dalam semakin dalam. Pantatku di remas keras, secara tidak sadar aku juga menggerakan pantatku maju mundur. Kita sama-sama saling merespon,

“ooouuugghhhhhhhhh nikmat…ooouugh…..” racauku.

Kita berubah posisi lagi untuk yang ketiga kalinya. Kali ini aku nungging sensasinya lebih nikmat lagi membuat gairahku semakin memuncak,

“aaahhh…ahhhhh….mas ….. oughhh….mas……ouuughhh…aaahhhh….lagi mas……”

Aku nungging dan mas Dika menusukkan penisnya dari belakang. Pantatku terus dicengkeram kuat biar aku terus bersemangat. Enak sekali gaya nungging ini pengennya lagi dan lagi. Mas Dika keras banget menancapkan penisnya keluar masuk hingga aku lemas. Tangannya sesekali meremas payudaraku dari bawah hingga aku mendesah keras,

“oooouugggh masss…nikmat mas…ooouugghh…aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh……”

Aku dan mas Dika sudah sangat memuncak hingga dia tak tahan ingin mengeluarkan cairan spermanya. Sudah 15 menit kami berhubungan sex saat itu. Tak lama kemudian sperma mas Dika tiba-tiba saja mencabut penisnya, dan,

“crrrooootttt….ccccrrroooottt….cccrrrroooooottt……”

Tenryata dia telah orgasme, saat itu dia semprotkan spermanya yang banyak dan kental di punggungku. Begitu banyaknya sperma yang dia keluarkan, sampai-sampai rasanya pungggungu terbasahi oleh seprma mas Dika. Tampak lega dan puas wajah mas Dika hingga mengeluarkan suara kepuasan sex yang lantang,

“aaaaahhhhhhhhhhhh nikmat sekali rasanya, huhhhhh…. ” Ucap mas Dika puas.

Megingat suasana yang tidak memungkinkan kami berlama-lama didlaam kamar, akhirnya dia membersihkan sperma yang membasahi punggungku dengan tisubasah. Setelah itu dia mengenakan pakaiannya kembali. Tanpa basa basi dia meninggalkan aku di kamar. Aku-pun bergegas merapikan bajuku lalu aku bergegas keluar karena sudah menunjukkan pukul 4 sore takut suamiku keburu pulang.

Setelah listrik dirumahku semua beres, mas Dika dan temannya berpamitan denganku.Dia pergi seakan tidak terjadi apa-apa pada kai saat itu. Mas Dika dan temannhya lalu bergegas pulang meninggalkan rumahku. Semalaman aku selalu kepikiran dan membayangkan ML sama mas Dika. Sungguh nikmat sekali sex dadakan dengan pegawai PLN yang ganteng dan mempunyai penis big size.

Incoming search terms:

  • cerita gay dadakan
  • ml dengan petugas pln sexy gay
  • cersex gay petugas pln
  • cersex gay ml
  • cersex gay gangbang
  • Cersex dgn gay
  • cerpen ketagian penisbig
  • cerita tiduri selingkuhi binor demi pinjaman
  • cerita gay dengan petugas pln
  • cerita dewasasex
agen bola tanpa deposit inibet188