Cerita Dewasa ABG Ketakutan Hamil

Posted on

Selamat datang di Cerita Dewasa Persembahan layarbasah. saat ini Team Cerita mesum ingin membagikan cerita yang berjudul Cerita Dewasa ABG Ketakutan Hamil. Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.

Cerita Dewasa ABG Ketakutan Hamil

bandar sakong terpercaya domino kiu kiu

Cerita Dewasa ABG Ketakutan Hamil

Umurku yang sudah menua dimana usian mudaku sudah mau habis, hampir mau menginjak ke kepala 3 tapi aku miskin akan pengalaman dan kali ini terjadi kira kira 5 hari kemarin dimana aku mendapat pengalaman yang tak akan kulupakan.

cerita begini awalanya aku ketemu dengan anak dari guru yang dulu pernah mengajarku di sekolah namanya Ana dia masih bersekolah SMA dan ibunya meninggal beberapa bulan yang lalu, Ana dan aku bisa akrab saat kami selalu bertemu di warung, Ana mempunyai bentuk tubuh yang OKE dengan seksi tubuh dia seperti artis model, kulit putih rambut panjang hitam, kira kira ukuran BHnya 36A.

Saat setelah kami bertemu di warung kami saling bertukar nomer telepon, karena memang rumah kami tidak begitu jauh aku mengajak untuk sesekali main di rumahku, suatu hari ana mengirim SMS padaku “mas Anji nanti siang aku mau maen kerumahmu ya “ aku balas dengan

“iya nanti yah, nunggu ortuku juga mau pergi soalnya , dan dirumah hanya ada aku dan nenek karena menjaga dia juga , kira kira setengah jam suara bel rumah berbunyi kring kring, aku berjalan ke pintu “ya bentar ni mau sampai jawabku”

Saat aku intip dari jendela rupanya Ana yang datang, aku kira dia bercanda mau main kesini, ternyata beneran, “ aku buka pintu masuk saja ana, kamu begitu cantik sekali memakai baju seperti itu ana dengan tengtopnya dan menonjolkan bagian dadanya yang oke sekali, mau kemana ana candaku dengan menggoda dia, “ah mas anji bisa saja merayu pastilah mau kesini lah”

Dengan mataku yang tertuju di bagaian dadanya aku menahan nafas, “mas kamu lihatin apa sih kok sampai melongo seperi itu, “

“eh gak papa ana, mari silahkan masuk ana”jawabku sambil memegang tangannya, didalam rumah nenek bicara siapa yang datang nji, “ni nek mbak ana yang tinggal disebalh itu lho”

“aku tuntun dia menuju ke ruang tamu , silahkan duduk mau minum apa ana aku buatkan dulu”

“ah gak usah repot repot mas, terserah mas saja yang penting gak dingin”

“ya udah kalau begitu kamu ambil belakang saja ya santai saja yah?? Aku mau kebelakang mau mandi dulu yah , saat aku berjalan ke kamar mandi aku melewati ana dengan kulit pahanya yang mulus dan putih aku merasakan dan mengasykan melihat pemandangan tersebut. Saat aku mau mandi aku sempat berkhayal dengan dia lama kelamaan penisku berdiri tegak sambil berpikiran apakah mau ya kalau ana aku ajak untuk ML hehe.

Sambil keluar dari kamar mandi aku yang masih memakai handuk dengan menutupi di bagaian tengah aku berjalan keluar melewati nenek yang sedang duduk , “Eh Nji kamu gak pakai kaos dulu tuh , masak iya pakai handuk saja di depan ana” “iya nek” dengan cuek aku melanjutkan dan menghampiri ana yang sudah menunggu , rupanya ana sudah menunggu dengan memegang gelas di tangannya , saat dia duduk terlihat paha yang mulus dan putih , aku yang melihat seperti itu menelan ludah dan tertegun, dia langsung mengajakku untuk naik ke atas.

“mas anji yuk kita naik ke atas gimana sih kalau di lantai dua apakah rumahku terlihat juga dari sini“

“ya sebentar aku mau pakai celana dulu saja, masak begian naik ke atas, jawabku”

“ahh gak usah mas kelamaan keburu petang , soalnya nanti aku juga mau mengerjakan tugas di rumah, cepatan mas, dengan tergesa gesa Ana menyahut handuk yang aku pakai sehingga jatuh dan kelihatan tonjolan batang,

“ma situ apa kok bentuknya begitu”

“iya ini pusakanya laki laki, jawabku sekenannya”

Kata nenek itu teleponnya di bawa nanti kalau bapak kamu nelpon, “gak usah aja nek biar anji yang kebawah nanti, jawabku”

Sambil membetulkan handuk langsung kami melanjutkan naik ke atas, di atas aku setel dengan nuansa yang asik tanpa ada kursi tapi hanya ada meja panjang buat lesehan ditambah ada karpet tebal dan ada TV serta DVD yang biasanya kalau aku boring selalu naik ke atas hanya untuk menonton film atau karaoke,

Ana masih penasaran yang baru saja dia lihat tadi, dan semakin lama memang penisku berdiri, dia ngelihat terus “ Mas itu kok bisa tegang gini , rupanya ana melihat terus bagian bawah perut, aku memang dari tadi memperhatikan buah dadanya sehingga membuat penisku berdiri dalam balutan handuk, “kamu kepingin lihat gak ana, iseng aku tanyakan kepada dia”

“hmm buat apa mas??

“ya biar kamu tau gimana bentuk penis laki laki jika berdiri ??

“gak ah, malu lihatnya tapi aku kok masih penasaran ya mas , nanti ada efeknya gak sih?tanya ana.

“gak ada , tapi gimana kalau kita nanti saling bergantian untuk lihat barang masing masing , pintaku biar tidak ada yang di rugikan”

“dia langsung menggangguk angguk kepalanya, tanpa ada kata, kemudian aku langsung melancarkan aksiku dengan membuka handuk dan terlihat penisku yang ukuran lumayan besar sudah berdiri tegak, dia kaget melihat ukuran penisku yang sebesar ini katanya “mas emangnya punya laki laki gedenya sama seperti ini semua ya , tanya ana??

Dia mengamati dengan teliti , kudengar nafasnya juga tak beraturan , itu tandanya ana juga sudah mulai bernafsu dan terangsang , “sekarang gentian dong ana aku yang ingin melihat tubuhmu, apa aku buka baju kamu sekarang ??

“ya boleh saja asal nanti kamu jangan ngapa ngapain ya , sambil mendekatkan tubuhnya, aku menatap wajahnya dan aku pegang bajunya aku naikkan ke atas saat bajunya aku naikkan ku lihat dua buah toket yang begitu montok dan harum aku hentikan sejenak dengan mengendus ngendus toketnya,

“mas jangan gitu geli aku, aku hentikan endusan, dan lepaslan baju yang di pakai ana, sekarang hanya berbalut BH berwarna putih , aku rayu “kulit kamu bersih sekali ana dan harum lagi” rasanya melihat dua gundukan toket itu aku mau meremas remas tapi aku janji untuk tidak macam macam dulu,

“ah aku kok ingin tau ya di dalam Bh kamu, sambil menunjuk ke arah dada” kemudian dia langsung mencopot tali Bhnya dan terlihat sekarang bentuk dari toket ana yang montok dengan putingnya yang berwana merah muda, sungguh rasanya aku ingin meremasnya dengan keadaan seperti itu yang dekat denganku dia menggoda aku untuk menahan nafsu.

“mas ini saja kan di copot gak lainnnya juga nih?? Tanyanya

Wah nakal sekali pertanyaan dia, aku langsung saja melancarkan aksiku dengan memegang pahanya dan aku angkat rok yang di pakai sama dia, dan aku pegang CDnya dengan melorotkan ke bawah, si ana kaget dengan sentuhan yang tiba tiba mencopot CDnya karena kaget dia hampir jatuh seketika aku tarik tubuhnya dan dia reflek merangkul pinggangku pada akhirnya penisku menyenggol di atas perut , aku kaget saat bersentuhan dan aku rasakan ke gelian, ana yang tadi sempat merangkul tubuhku kemudian dia melepaskan dan mundur sambil memegangi bagian perut.

Ana berkata “aku kok ngerasa kalau CD aku kamu turunkan juga ya , makanya rasanya kok terasa dingin sekali, kami berdekatan sambil langsung berciuman kecil, saat ini ana masih memakai rok saja tanpa celana dalam, ketika tangannya ke belakang terlepaslah rok yang dia pakai dan sekarang ana telanjang bulat kulihat pada bagian memeknya ada bulu tipis tipis yang membuat aku semkin bernafsu aku mengamati lebih lama sampai tak berkedip pun.
“kamu kenapa mas kok ngelihatnya sampai begitu, dia mengagetkan diriku.

“eh iya bolehkan aku menyentuh memekmu , dengan memelas aku memohon.

“jangan mas , nanti aku hamil gimana sambil mendekatkan dirinya ke diriku.

Hmm katanya gak mau, tapi kok dia semakin mendekatkan badannya , aneh juga dalam gumamku.

Saat mendekat aku rasakan sentuhan antara penisku ke memeknya sambil kami berciuman , si ana mendesah mungkin dia sudah tinggi nafsunya , aku tak akan menyiayiakannya langsung aku lumat bibir dan aku pegang memeknya , “mas jangan pegang anuku nanti takut kalau aku hamil mas??

[Nonton Juga Film Dewasa disini -” Bioskop Semi “]

“tenang saja ana gak bakalan hamil kok, aman aman saja, jawabku agar percaya dia”

“tapi jangan keras keras ya mas pegangnya sambil berbisik di telingaku”

Aku langsung tancap dengan memegang gundukan memeknya dan tangan kiriku meremas remas ke dua toketnya bergantian,

“ahh mass enak sekali mas , terusin mas…racau ana”

Aku turunkan kepalaku menyusuri dua buah toketnya sambil aku kecup dan memainkan putingnya tanganku juga memainkan bagian selakangannya sampai membuat memeknya basah, kutoleh wajah dia merem melek sambil memegang leherku dan menjambak rambutku, “ahhh shhhh masssss racau ana yang semakin jadi kelihatannya ana mau mencapai klimaks”

“ahh ahhh ahhhhh dia mendesah badannya menggelinjang dengan kepala mengayuh kebelakang desahan panjang ahhhhh ahhh ahhh ahhhh enak sekali mas, racau ana , “eh mas kamu kok terasa apa apa sih, sambil memeluk tubuhku” kamu kok pintar sekali mas, pujinya, belum sampai disitu aku masih ingin mempermainkan tubuh ana yang putih dan seksi ii, aku kecup lagi lehernya dengan lembut aku hembuskan nafasku membuat ana terangsang kembali.

“hmmm mas kamu kok nakal sekali, sambil mencubit pundakku, aku mulai turun dan menjilati lagi putingnya dari kiri ke kanan, kira kira ada 10 menitan kembali putting ana mengeras , gairahnya muncul lagi, tak sengaja tangan ana menyentuh penisku yang dari tadi sudah menegang, dia sempat memegang penisku dan meremasnya, aku lanjutkan dengan aksiku dengan merebahkan tubuh ana ke meja dan aku menyusuri bagian selakangannya membenamkan kepalaku di antara kakinya, saat aku lihat dan menjilati dengan lidahku, dia kegelian “mas ahh geli mas”

Medengar desahan ana membuat birahi semakin jadi, mulutku yang mempermainkan memeknya dengan bau yang khas aku kecup dan aku jilat sampai menyentuh klitorisnya menyusuri dari memeknya naik ke atas secara perlahan aku jilati perutnya toketnya sampai ke leher lagi, tangan ana sudah terbiasa dengan memegang penisku dengan lembut, saat aku jilat di bagian kupingnya.

“terserah mas saja”

“aku ingin terlena bersamamu ana, bisikku di telinganya.

Aku agak turunkan badan ana agar kakinya juga enak saat dia mengangkang di atas meja, aku buka sedikit selangkangannya sehingga terlihat memek yang sudah basah, ku sentuh dengan perlahan dan lembut kepala penisku di memeknya aku gerak gerakkan dari atas ke abawah supaya licin di bagian kepala penis , dia mendesah, Hmm hmm hmmm

“masukin mas cepetan, tapi pelan pelan ya, ana sudah terlena dengan rangsanganku , aku tempelkan lagi kepala penisku ke lubang memeknya dengan perlahan aku tusukkan dan aku dorong , memang agak susah dan seringnya meleset padahal sudah basah memek ana, aku paksakan lagi dan memang memek ana masih sempit aku coba untuk menjilati dan mengeringkan cairan di sekitar memeknya,

“cepetan mas, aku gak tahan nihh cepetan masukin penismu”

Langsung aku tancapkan lagi penisku dan berhasil kira kira setengah sudah masuk ke dalam memeknya dan secara perlahan aku dorong slebb sleeebb aku keluarkan lagi dan aku masukkan lagi kira kira 4 kali sodokan semua penisku terbenam di dalamnya membuat ana langsung meracau dan kepala dia geleng geleng tangan dia meremat bagian tepi meja, dia mendesah kenikmatan,

Aku sudah berhasil membobol lubang perawan, bleesss , si ana merintih kesakitan, “tenang saja ana, ini sakitnya hanya sebentar nanti juga akan enak lagi” aku coba menenangkan ana, aku kecup bibirnya dengan lembut, aku coba untuk menggoyang goyangkan pantatku aku merasakan denyutan dari memek ana, senyum ana sudah mulai normal dan nakal sekali, aku maju mundurkan penisku sambil tanganku meremas remas toketnya , dia juga aktif dengan mengelus ngelus pundakku dan dia sempat mengangkat pinggulnya ke atas membuat penisku terbenam dalam dan menyentuh dinding rahim.

Kira kira ada setangah jam kami melakukan ngentot, tiba tiba ana menjerit sambil mengigit pundakku , “ahhh massss aku mau keluar nihhh” dan saat dia bicara seperti itu rasa penisku seperti ada yang mijitin dari dalam nyutt nyutt nyutt rasanya enak sekali aku lanjutkan dengan maju mundurkan pinggul aku goyangkan dengan cepat pada akhirnya aku mengeluh panjangg ahhhh ahhh cairan hangat kami berdua tercampur , aku pun berciuman dengan masih penisku tertancap di memek ana.

“Eh mas penismu kok masih tegang gini , kata dia aku pun tersenyum dan tertawa hehe hehe tiba tiba dari bawah nenek memanggilku , nji nji…itu nak ana apa gak di cari orang rumah kan udah malam gini , tanya suara nenek dari bawah “iya nek bentar lagi film nya mau habis , sambil tersenyum di wajah ana, ana pun juga ketawa hehehe.

Incoming search terms:

  • cerita nenek hot
  • porno hamil abg
bandar sakong terpercaya domino kiu kiu